Pernyataan Sikap terhadap Aksi Demonstrasi di Jakarta

Pengumuman hasil perolehan suara pada Pemilihan Umum yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, 21 Mei 2019 dini hari mendapatkan protes dari sebagian masyarakat. Hal ini disebabkan dugaan kecurangan selama berlangsungnya proses Pemilu, serta keputusan Bawaslu tentang pelanggaran proses pendafaran lembaga quick qount dan entri data di Sistem Informasi Pemungutan Suara (Situng) oleh KPU.

Sebagian masyarakat yang tidak sepakat terhadap penetapan KPU tersebut melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat pada 21 dan 22 Mei 2019. Aksi yang pada awalnya terlaksana secara aman dan damai berubah menjadi ricuh akibat oknum tidak dikenal melakukan provokasi dan kekerasan. Data terakhir menyatakan bahwa bentrokan antara polisi dan massa menelan korban 8 orang meninggal dan 730 orang luka-luka.

Atas tragedi tersebut, FSLDK Indonesia menyatakan sikapnya, selengkapnya di bit.ly/SikapAksiJakarta

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi negeri ini agar jauh dari perpecahan dan senantiasa dalam naungan rahmat dari-Nya. Aamiin.

Jakarta, 24 Mei 2019
Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia
Fahrudin Alwi, S. Hum

Download dokumen

Pesan Persatuan untuk Indonesia

Pemilu serentak 2019 menentukan arah pembangunan kedepan, membawa harapan besar akan lahirnya pemimpin Indonesia dan wakil rakyat yang mampu memberikan perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik. Namun, berbagai dinamika terjadi pasca pemilu, menjadi ujian bagi kita untuk tetap bersatu menjaga persaudaraan dan keutuhan bangsa.

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia sebagai bagian dari masyarakat ingin menyampaikan beberapa pesan untuk persatuan Indonesia sebagai berikut.

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada 400 orang relawan pemilu FSLDK Indonesia yang tersebar di seluruh provinsi atas dedikasinya menjalankan tugas mengawal pemilu melalui gerakan #KawanPemilu FSLDK Indonesia pada saat hari H pencoblosan, mengirim C1 Plano melalui platform kawalpemilu.org/c/fsldkindonesia, serta mari terus mengawal hingga penghitungan selesai 22 Mei 2019.

Selanjutnya, ucapan duka cita mendalam atas meninggalnya 225 pahlawan pemilu, para petugas KPPS yang telah menjalankan tugas mulia, semoga Allah menjadikan dedikasi mereka sebagai amal jariyah. Juga untuk 1470 orang petugas KPPS yang sedang dalam kondisi sakit, semoga Allah sembukan.

Kepada KPU yang sedang berjuang melakukan rekapitulasi suara di tingkat nasional, agar bisa lebih cermat, profesional, jujur, dan transparan dalam menyampaikan hasil rekapitulasi. Semoga Allah senantiasa memberi kekuatan dan kejernihan hati dan pikiran kepada semua petugas KPU, Bawaslu, dan semua tim yang sedang menjalankan tugas mulia ini. Mari tetap kita kawal bersama proses ini hingga tuntas.

Terakhir, mengajak semua pihak, seluruh masyarakat Indonesia agar menghindari terjadinya tindakan anarkis akibat perbedaan pandangan antar sesama. Mari lebih mengedepankan persatuan dan persaudaraan sebangsa.

Semoga Allah senantiasa merahmati negeri ini, sesama kita tetap bisa menjaga kedamaian dan persatuan untuk Indonesia kita tercinta. Aamiin.

Jakarta, 25 April 2019.
Salam,
Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia
Fahrudin Alwi, S.Hum

Pemilu 2019: Indonesia Optimis

Nusantara, 17 April 2019 s/d 22 Mei 2019 menjadi perjalanan penting bagi atmosfer kebangsaan kita. Untuk bersama-sama memahami bahwa sebaik apapun strategi yang digunakan, sebesar apapun hasil real di penghitungan suara akhir, dan siapapun yang terpilih nanti, semoga kita masih punya impian yang tetap sama: menjayakan negeri ini, memperjuangkan kaum kecil, dan menjunjung setinggi keadilan.

Saat ini, ada perbedaan beberapa hasil quick count pemilu 2019. Sebagian memenangkan 02 dan sebagian lain memenangkan 01. Juga hasil quick count Pileg dari Partai nomor urut 01 hingga 20 yang beragam. Adapun sebagian besar quick count menggunakan data sampel sekitar 2.000-4.000 TPS dari 800.000 TPS yang ada. Dan KPU baru akan mengumumkan secara resmi pada 22 Mei 2019.

Mewakili FSLDK Nasional Indonesia (dengan 37 wilayah, 505 LDK dan 25.215 anggota se-Indonesia), kami mengajak, mari terus menjadi #KawanPemilu. Mari menciptakan suasana yang kondusif dengan saling menghargai pilihan masing-masing. Dan terus mengawal berjalannya Pemilu (baik Pilpres maupun Pileg) untuk tetap berada pada asas luberjurdil-nya hingga 22 Mei 2019.

Mengajak untuk kembali menonton campaign video KawalPemilu(org) dan upload data dari TPS kamu berupa:
• C1 Plano Pilpres 2 halaman
• C1 Plano DPR RI 18 halaman
ke link upload.kawalpemilu.org/c/fsldk (link ada di bio @fsldkindonesia)

Terakhir, mari tingkatkan munajat kita. Ikhtiar dan doa, semoga Tuhan memberkahi negeri ini, melimpahkan beribu keberkahan, dan cinta. Aamiin.

Kebumen, 17 April 2019
Fahrudin Alwi
Ketua Pusat Komunikasi Nasional (Puskomnas) FSLDK Indonesia.

GSJN #31 : Anak Muda dan Masa Depan Indonesia

Bismillah, Gerakan Salat Shubuh Jamaah Nasional (GSJN) kembali hadir untuk yang ke-31

“Jangan pernah bertanya apa yang diberikan negara kepadamu, namun bertanyalah apa yang sudah diberikan untuk negara.” (John F. Kennedy)

Berbuat baik dan berkontribusi membangun negeri tidak perlu menunggu nanti. Inilah saatnya, inilah panggungnya, bagi kita para generasi muda Indonesia.

Yuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyukseskan perhelatan akbar Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019 mendatang.

Kita ngobrol tentang “Anak Muda, Pemilu dan Masa Depan Indonesia” di Gerakan Salat Shubuh Jamaah Nasional (GSJN) serentak di seluruh Masjid Kampus di Indonesia pada 30-31 Maret 2019 nanti.

Mari kita bantu bangsa ini mewujudkan Pemilu yang bahagia, luber dan jurdil. Anak muda harus ambil peran, anak muda harus ikut membangun bangsanya.

Semoga Allah menganugerahkan kepada kita para pemimpin-pemimpin dan wakil rakyat yang beriman kepada Allah SWT, berakhlak baik, serta setia pada Pancasila dan NKRI. Semoga terlaksana Pemilihan Umum yang membahagiakan bagi seluruh rakyat Indonesia. Aamiin.