Bangga Menjadi Muslimah

Selasa, 7 April 2020 | 19.30 WIB – Selesai
Pemateri : Yunda Pratiwi, S.Ikom
Moderator : Nur Aisyah

MATERI

Siapa yang tak bangga menjadi seorang muslimah?

Karna penghargaan tertinggi Allah sudah langsung tunjukkan untuk kita sebagai wanita di dalam Al-Qur’an surah annisa, surah ke-4. khusus Allah turunkan 1 surah khusus untuk kaum wanita. Dan Allah tidak turunkan surat khusus untuk laki-laki, inilah membuktikan penghargaan tertinggi dari Rabb kita sebagai seorang wanita muslimah. MasyaaAllah. Karna banyak perempuan di luar sana, perempuan barat dari negara lain yang tidak bangga ketika dilahirkan menjadi seorang perempuan. Tapi kita harus bangga dengan kodrat kita, kita harus bangga dengan penciptaan dari Rabb kita. Kita terlahir sebagai perempuan, berarti ada suatu kebesaran Allah dibalik itu semua.

Allah muliakan kita, perempuan adalah kehormatan yang harus dijaga. Islam memandang bahwa perempuan dan laki-laki itu sama. Pandangan barat selalu mengatakan itu laki-laki diatas perempuan dan perempuan itu kodratnya dibawah laki-laki. Dari nenek moyang kita, bahwasannya perempuan itu dibawah, kalau tidak di sumur – kasur – dapur. Dan banyak yang mengatakan bahwa perempuan dibawah laki-laki. Padahal islam memandang antara laki2 dgn perempuan itu statusnya sama. Sama-sama seorang hamba Allah yang sama-sama dinilai berdasarkan ketakwaannya bukan dari jenis kelaminnya. Tapi Allah memandang sama statusnya, sama-sama seorang hamba Allah dan sama-sama dinilai dari ketakwaannya. Allah swt berfirman dalam surat (An-Nahl : 97) Allah menilai kita berdasarkan ketakwaan kita. Dari kebaikan-kebaikan yang kita kerjakan.Allah akan berikan kepada kita kehidupan yang baik dan balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang kita kerjakan di muka bumi Allah. Dari firman Allah ini, tertepislah paham barat yang mengatakan wanita itu di bawah laki-laki, wanita itu makhluk yang lemah, wanita itu harus ditindas. Padahal dari segi pandangan islam, islam memandang wanita dengan laki-laki statusnya sama, sama-sama seorang hamba.

Maka kita harus bangga menjadi seorang muslimah. Karna dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia itu adalah wanita shalihah. (HR. Muslim) dari sini kita tahu baha kita adalah sebaik-baik perhiasan dunia, kalau di dunia ini ada emas/permata tapi kitalah yang terbaik. Wanita shalihah lah yang terbaik. Kenapa yang terbaik, karna dari wanita shalihah dari rahimnya wanita shalihah akan lahir anak-anak yang shalih dan shalihah yang akan memperjuangkan agama Allah. Dan dari rahimnya wanita shalihah juga akan mulai tumbuhnya peradaban islam yg mulia. Dan dari wanita shalihah juga akan lahir suami-suami yang ikut membela agama Allah, ikut memperjuangkan agama Allah. Kita berkaca pada bunda khadijah, bunda aisyah, bunda asiyah, summayah, fatimah Azzahra. Dan banyak panutan kita lainnya. Mudah-mudahan kitaadalah sebaik-baik wanita shalihah, agar kita bisa menjadi sebaik-baik perhiasan dunia. MasyaaAllah.

Mengapa kita harus bagga menjadi seorang muslimah?

Yang pertama karna kita adalah perhiasan dunia, yang kedua adalah tiang peradaban, wanita adalah tiang negara. Jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan sebaliknya. Jika buruk wanitanya, maka buruklah negaranya. Maka kalau kita mempunyai anak perempuan, dan bahkan kita masih menjadi seorang anak perempuan kita bisa menjadi awal peradaban islam yg mulia. Kalau kita menjadi seorang anak, istri, ibu yang shalihah maka dari kitalah negara yg baik akan dimulai. Dan peradaban islam itu dimulai dari wanita. Maka kenapa kita harus bangga menjadi muslimah, karena kitalah kuncinya, semakin baik wanitanya maka semakin baik negara ini. Kalau hari ini kita melihat kenapa negara kita seperti ini, jangan buru-buru menyalahkan pihak-pihak terkait. Padahal Coba kita tanya ke diri kita, apakah ibadah 5 waktu telah kita jalankan? Bagaimana puasa senin kamis kita? Bagaimana bentuk birrul walidain kita kepada orang tua? Bagaiamana ketaatan kita pada hukum syara’? Bagaimana kita menjalankan halal dan haram dalam hidup ini? Bagaimana semangat kita dalam menuntut ilmu? Tanyakan pada diri kita. Kalau kita sudah ketemu jawabannya, maka kita berkaca pada keadaan negara kita saat ini. Kenapa negara kita keadaannya seperti ini, karna boleh jadi diri kita muslimah belum bersungguh-sungguh menjadi muslimah yang sudah Allah muliakan. Maka teman- teman, kita harus sadari, bahwa Allah memuliakan kita. Sekali lagi kenapa kita harus bangga, karna kita adalah kunci, kalau anak yang shalihah itu kunci nanti orang tuanya masuk surganya Allah. Istri yang shalihah, maka dia bisa masuk pintu surga dari pintu yang mana saja tinggal pilih. Dan kalau kita menjadi seorang ibu yg shalihah, maka kita melahirkan anak-anak sholih shalihah yang nantinya akan menyelamatkan kita sebagai jembatan untuk masuk ke dalam surganya Allah. Allah berikan kemenangan khusus kepada kita sebagai anak, istri dan ibu yang tidak diberikan Allah kepada laki-laki. MasyaaAllah.

Bagaimana seorang wanita sebelum datangnya islam
Ada 5 keadaan seorang wanita ketika belum datangnya islam

  1. Dihinakan
  2. Hanya dijadikan sebagai objek pemuas hawa nafsu
  3. Bayi perempuan dibunuh, dikubur hidup-hidup
  4. Tidak ada yang mau memiliki bayi perempuan.
  5. Dianggap sebagai budak.

Maka keadaan wanita sebelum datangnya islam seperti ini. Naudzubillah.. Alhamdulillah Allah karuniakan kita terlahir islam, ini adalah nikmat yang harus kita syukuri. Karna terbayang, tidak ada yang mau memiliki anak perempuan, dan jika hanya dijadikan sebagai objek pemuas hawa nafsu. Kita dijadikan budak dan kedudukan kita sangatlah hina. Maka teman-teman dari sini kita belajar bahwasannya islam adalah rahmatan lil’alamin. Rahmat bagi seluruh alam, termasuk wanita. Dengan adanya islam kita yang tadinya dihinakan, maka tidak akan lagi terhinakan. Yang tadinya hanya sebagai objek pemuas hawa nafsu, maka tidak akan seperti itu lagi. Kita yang tadinya menjadi seorang bayi perempuan dikubur hidup-hidup dan dibunuh, sekarang tidak terjadi lagi. Dan kita dibebaskan dari segala jenis perbudakan. Maka seperti inilah keadaan wanita sebelum datangnya islam

Dan bagaimana keadaan wanita setelah datangnya islam?

Setelah datangnya islam wanita sangat dimuliakan, baik di dunia maupun di akhirat nanti. Firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya : 107. Kita adalah rahmat, jadi wanita bukan makhluk yang hina. Kita dilahirkan bukan untuk sebagai objek pemuas hawa nafsu, bukan untuk dibunuh, bukan untuk dijadikan sebagai budak. Tapi kita dilahirkan karna Allah ingin mengutus kita sebagai rahmat semesta alam. Kalau kita berkaca dari panutan kita, teladan kita yang bahagia di surganya Allah. Yang benar-benar taat kepada Allah, rela mengorbankan dirinya hanya demi Allah, rela mengorbankan hartanya hanya demi Allah. Lillah.. Siapakah mereka? Bunda khadijah, bunda aisyah, bunda fatimah, bunda summayah. Dan masih banyak lagi yang kita jadikan sebagai panutan kita. Jangan kita mengambil panutan perempuan-perempuan barat, perempuan tidak taat kepada Allah sebagai panutan kita. Maka kita akan melenceng dari fitrah. Wanita yang cantik adalah wanita yang taat kepada Allah. Cantik rupanya dan hatinya. Patuh kepada perintah Rabbnya, dan dia merindukan pertemuan dengan Rabbnya. Kita harus bangga menjadi muslimah, karna bunda khadijah, bunda aisyah adalah muslimah. Kalau hari ini banyak yg mengidolakan Raden Ajeng Kartini. MasyaaAllah. Tapi kalau kita mau menaikkan level kita, yang sudah dijamin surganya, bunda khadijah Allah bangunkan rumah di surga yang tiada kebisingan di dalamnya. Maka inilah sebaik-baiknya panutan kita yang sudah Allah jamin surganya. Ada 4 bidadari di surga, bunda khadijah, fatimah azzahra, asiyah, maryam binti imran. Maka kalau kita mau cari panutan/Rule model/teladan, merekalah yang sudah jelas dijamin surgaNya. Sebaik-baik idola adalah yang sudah diriwayatkan dan Allah sudah dijamin surgaNya.

Ada satu fakta menarik, bahwasannya orang barat belajar menghormati, menghargai, memuliakan wanita itu belajarnya dari islam. Tapi hari ini kita tahu faktanya, bahwa tiba-tiba paham-paham feminisme yang menyerukan terkait kesetaraan gender. Antara laki-laki dan perempuan harus setara. Jadi perempuan dan laki-laki tidak ada bedanya. Dalam artian bukan konteks islam. Kalau tadi islam memandangnya kita sama-sama hamba Allah yang dinilai dari ketakwaan. Tapi beda dengan ide-ide feminisme/kesetaraan gender. Kalau laki-laki bekerja perempuan juga boleh bekerja dong. Kalau laki-laki rambutnya boleh dipotong sampai cepak, perempuan juga boleh dong. Kalau laki-laki bebas mau beristri 4, perempuan juga boleh dong. Ini Ide-ide yang melenceng dari ajaran islam. Dari mana kita tahu ini semua, ini fakta kelam kalau kita mau telusuri, awal mulanya berasal dari fakta kelam yang ada di barat. Barat termasuk Amerika, italia, perancis. Di sana terjadi banyak kasus pada wanita, wanita dilecehkan, dihinakan. Maka setelah itu terjadilah revolusi amerika tahun 1776, dan disusul revolusi perancis tahun 1792. Kenapa terjadi hal ini? Karena mereka menyadari bahwasannya sangat banyak sekali pertahun itu kasus kekerasan pada wanita. Mereka menyadari hal itu. Sehingga munculah pergerakan di eropa, untuk menaikkan derajat wanita. Karena mereka sudah tau wanita sangat dihinakan, maka mereka membuat suatu pergerakan di eropa untuk menaikkan derajat perempuan. Sebelum membuat lergerakan itu, disusul lagi oleh Amerika saat terjadi revolusi sosial dan politik. Ada pergejolakan di sini, terkait tatanan sosial yang sudah mulai tidak stabil, timpang tindih dan perpolitikan juga amburadul. Ketika mereka sadar, tahun 1792, bernama Mary Wollstonecraft membuat karya tulis yang berjudul Vindication of the Rights of Women mempertahankan hak- wanita yang berisi prinsip-prinsip feminisme. Mereka sudah tahu banyak kasus kekerasan wanita. Dari sinilah awal mulanya, terbit buku. Buku tentang prinsip-prinsip feminisme, gerakan kesetaraan gender. Apapun yang laki-laki buat perempuan juga harus bisa buat. Kelihatanya sih bagus, dari kata-katanya seolah membela wanita, tapi hati-hati ini melanceng dari ajaran islam. Kenapa? Karna di sini wanita kebablasan minta haknya, laki-laki boleh telanjang dada kenapa perempuan tidak boleh. Jelas ini tidak boleh di dalam islam.

Dan kemudian kekerasan muncul karna sekularisme. Ide-ide sekuler yang menganut paham kebebasan, tidak ingin ada yg mengatur. Sementara kita ada yang mengatur, sang pencipta semesta alam. Dia lah Allah swt. Sementara orang-orang yang menganut paham sekularisme itu adalah orang-orang yang tidak mau diatur, orang-orang yang mau hidupnya bebas. Bebas berpendapat, bebas berekspresi. Dan di sini kita sama-sama tahu, gaya hidup sekuler barat yang mengajarkan kita terkait kesetaraan. Padahal Allah sudah berikan fitrah lakilaki dan fitrah perempuan. Itu sudah diatur oleh islam. Dengan adanya sekularisme ini, munculah LGBT, yang membuat manusa melenceng dari fitrahnya. Dengan semakin menyebarnya paham sekukarisme, maka muncul lah LGBT perilaku yang menyimpang dari syariat islam. Bagaimana mungkin laki-laki suka dengan laki-laki juga. Sementara Allah sudah berikan fitrahnya. Laki-laki dan perempuan itu diciptakan Allah berbeda bukan untuk bertarung, tapi untuk bersanding. Kita disandingkan dengan laki-laki, karna ada kekurangan dalam diri kita, yang bisa dilengkapi oleh kaum laki-laki. Ada kekurangan dalam kaum laki-laki, yang bisa dilengkapi oleh kaum perempuan. Maka dengan adanya paham-paham sekularisme yang menghasilkan paham feminisme. Yang ingin melegalkan seks bebas, agar tidak ada yang mengatur. Dia ingin bebas dalam melakukan apapun, tidak ingin diatur oleh syariat islam. Dan mereka menganggap syariat islam ini akan mengganggu kebebasan diri mereka. Dan perilaku LGBT membuat manusia jadi melenceng dari fitrahnya. Dan jika sudah melenceng dari fitrah, ujung-ujungnya sesat. Kita bahwasannya tahu, taat akan melahirkan bahagia sedangkan maksiat akan melahirkan sengsara. Karena merebaknya paham sekularisme, kemudian dengan banyaknya isu-isu dan faktafakta perempuan banyak dilecehkan maka tatanan sosial masyarakat di barat itu rusak. Perempuan di barat, walaupun mereka sudah menggaungkan isu kesetaraan gender tetapi perempuan barat masih terancam kekerasan. Inilah timpang tindihnya, tidak balancenya. Kebijakan mereka dengan apa yang terjadi pada diri mereka. Inilah membuktikan bahwasannya hukum Allah itulah yang paling benar. Hukum manusia, tidak bisa membuat rahmat bagi semuanya. Hanya hukum Allah lah yang bisa memberikan rahmat untuk semuanya dan cocok dipakai dalam kurun waktu yang lama. Bahkan seumur hidup, kalau hukum buatan manusia seperti ini tidak sesuai karna perempan dianggap banyak dilecehkan sehingga membuat gerakan yang bisa menaikkan derajat wanita, gerakan feminisme, kesetaraan gender. Padahal tidak bisa juga menyelesaikan, karna terbukti perempuan barat yang terancam kekerasan sampai sekarang itu angkanya sangat tinggi. Bahkan lebih tinggi, daripada kasus-kasus di Indonesia. Maka dari sini, kita tahu mereka menyudutkan islam, padahal dalam islam perempuan adalah kehormatan yang wajib dijaga. Mereka menyudutkan islam, menganggap bahwa islam itu mengekang wanita. Padahal islam bukan mengekang wanita tapi islam menjaga wanita. Kita dipelajari oleh syariat Allah agar kita tidak melenceng ke mana-mana. Kenapa mereka melenceng ke mana-mana, karna mereka tidak mengenal Allah. Mereka tidak ingin tahu syariat Allah. Kenapa banyak kasus pemerkosaan terlalu banyak di barat, karna mereka yang mengundang, membuka aurat mereka sendiri. Karna bagaimanapun Allah telah berikan fitrah laki-laki hawa nafsu jalau melihat perempuan senang. Jadi jangan salahkan kaum laki-laki.

Maka feminisme tidak sesuai dengan fitrah beragama, terutama dalam agama islam. Ide sekularisme ini bertentangan dengan syariat islam. Diri kita sebagai seorang wanita muslimah dan kita berharap pertemuan kita dengan Allah. Kita tidak boleh mendukung gerakan feminisme, karena Allah sudah berikan fitrah laki-laki dengan perempuan itu berbeda dan kodratnya pun berbeda. Laki-laki sebagai tulang punggung keluarga dan perempuan sebagai tulang rusuk yang melengkapi. Kenapa kita menjadi tulang rusuk? Karna kita bukan untuk diletakkan di kaki untuk diinjak, bukan diletakkan di kepala untuk ditinggikan, tapi kita diletakkan dekat dengan hati untuk dilindungi dan dimuliakan. Maka, MasyaaAllah wanita sangat mulia, kita harus bangga menjadi seorang muslimah dan tidak perlu kita menggagas gerakan-gerakan. Yang bisa memuliakan kita adalah dengan menjalankan syariat Allah.

Karna islam adalah karunia terbaik, bahkan dikatakan siapa yang harus kita hormati, ketika seorang anak bertanya jawabannya adalah “ibumu, ibumu, ibumu baru ayahmu” 3x diucapkan ibumu, bukan ayahmu. Ini saking mulianya kita. Kita diberikan rahim, rahim ini artinya penyayang. Maka wanita Allah anugerahkan sifat kasih dan sayang. Seorang istri menjadi penyejuk hati suaminya, seorang ibu menjadi penyejuk hati anak-anaknya, seorang anak perempuan menjadi penyejuk hati ayahnya karna memang Allah kirimkan pada perempuan itu rahim, sifat penyayang.

Kesimpulannya adalah, dalam surat An-nisa ayat 32. Maka kita sadari, fitrah kita sebagai seorang wanita adalah madrasah pertama untuk anak-anak kita. Dan sadarilah bahwa kita adalah tiang negara, yang jika baik perempuannya maka baiklah negaranya. Jadikan diri kita bangga dengan status kita sebagai seorang wanita. Tidak perlu ikut ide feminisme yang mendukung hak wanita. Sudah cukup, cara kita mendukung haknkita adalah dengan ta’at kepada Allah, karna pasti ketika kita memuliakan hukum Allah, maka insyaaAllah Allah akan memuliakan kita di dunia dan akhirat. MasyaaAllah..

PERTANYAAN
Sesi Pertama

Septi Humaeroh, Banten, pekerjaan Karyawan dan guru di lembaga
Pertanyaan : Saya Mulai Hijrah sekitar 5thn lalu, dulu Saya Pribadi yang bisa di Bilang (Tomboy). Ketomboyan saya Terbentuk salah satunya karena Ada Rasa Trauma terhadap Laki^^ (lawan jenis) di waktu kecil. terkadang Bisikan^^ menyuruh saya untuk kembali ke masa jahiliah . Pertanyaannya , Bagaimana agar saya bisa menjadi wanita Muslimah yg Istiqomah Menjalankan Syariat Allah dan bisa Menerima masa lalu saya ?

Jawaban : Maka ingat baik-baik, kata Allah dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia ialah wanita shalihah. Apakah wanita yang tomboy bukan wanita yang shalihah? Silahkan, sifat tomboy itu tidak dilarang, selama sifat tomboy itu tidak bertentangan dengan syariat Allah. Tomboy inikan bawaan, dalam artian dia tidak bermudah-mudah berduaan dengan mahramnya. Bisa diartikan wanita yang tomboy adalah wanita yang tegas. Dan kalau kita belajar sirohnya bunda Aisyah ini adalah wanita yang tegas, lemah lembutnya kepada suamninya Rasulullah saw. Sedangkan kepada para sahabat, masyaaAllah tegasnya luar biasa. Maka, islam sangat memudahkan kita, tidak pernah mempersulit kita. Islam itu datang untuk memudahkan, bukan untuk mempersulit kita. Ketika kita terlintas pikiran ingin kembali ke zaman jahiliah, ingat lagi bahwasannya islma adalah karunia terbaik dan hari ini Allah pilih diri kita yang dipilihkan untuk menjadi wanita muslimah seutuhnya maka jangan sia-siakan lagi. Cukup jadikan masa lalu itu sebagai masa lalu saja. Sebagai pelajaran berharga dan trauma insyaaAllah bisa disembuhkan dengan terus mendekatkan diri kepada Allah. Dan yakin sekali lagi sebaik-baik perhiasan dunia itu adalah wanita yang shalihah. Dan rugi jika kita tidak menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia. Kalau ada bisikan-bisikan yang menyuruh untuk kembali ke masa jahiliah, bilang kepada diri sendiri saya akan tetap berada di jalan yang Allah ridhoi. Dan ini sebenarnya sudah kita akadkan di setiap kita sholat, kita selalu membaca “Ya Allah tunjuki aku jalan yang lurus, jalan orang-orang yang Engkau ridhoi. Bukan jalan-jalan orang yang sesat.” Allah telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus, maka jangan lagi kita kembali pada jalan yang sesat. Ayo perbaiki kedekatan kita dengan Allah, sempurnakan sholat kita dengan cara tumaninah pelan-pelan bermunajat kepada Allah bangun di sepertiga malam. Terus minta ke Allah, “Yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik” Ya Allah Yang Maha membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

Aini
Pertanyaan : Kak aku tipe orang yang kurang percaya diri karna sering dipanggil gendut lah jelek lah dan kadang ibu bilang aku kurang mensyukuri nikmat sebagai perempuan dan itu mempengaruhi kaseharian terutama di skolah. Jadi gimana ya kak agar bisa meningkatkan kepercayaan diri ku itu ?

Jawaban : Seorang mukmin sudah seharusnya percaya diri, karna bagi orang-orang yang bertauhid kepada Allah maka Tuhannya hanya satu Laa illah ilallah, Tuhannya hanya Allah. Tuhannya bukan penilaian makhluk. Ini yang membedakan orang beriman dengan orang yang belum mengenal iman. Orang yang belum mengenal imsn, Tuhannya banyak. Penilaian makhluk, penilaian guru, penilaian manusia, penilaian orang tua dan lain sebagainya. Tapi orang beriman, satu saja lenilaiannya yaitu dari Allah. Dan Allah tidak mempermasalahkan kita mau gendut, kerempeng, rambut kita keriting. Karna memang kita dinilai itu dihadapan Allah, dari ketakwaan kita. Bukan dari hal-hal yang seperti itu, itukan sifatnya fisik. Dan fisik insyaaAllah kalau kita mau olahraga, mau ikhtiar insyaaAllah bisa kurus. Dan kalau sering ada yang mengejek, tak perlu minder. Karna sebaik-baik penilaian itu hanyalah penilaian Allah. Penilaian makhluk itu tidak usah dipikirkan. Karna kita tidak bisa menyenangkan hati semua orang. Yang bisa kita senangkan hanya satu, Allah. Kalau kita buat senang Allah, kita taati syariat Allah mudah bagi Allah membuat seluruh dunia ini suka sama kita. Yang penting bagi wanita itu bukan cantik fisik, tapi cantik hati. Kecantikan yang terpancar dari hatiitu jauh lebih baik. Cantik fisik itu akan hilang dimakan usia, tapi kalau cantik hati semakin tumbuh usia semakin cantik pula. Karna dari hati dan dia menjadikan Allah datu-satunya tempat dia bergantug. Penilaiannya hanya penilaian Allah saja. Dia tidak perdulikan penilaian orang lain. Maka cara untuk percaya diri adalah ingat bahwasannya produk yang ada dalam diri kita adalah ciptaan Allah dan Allah tidak pernah menciptakan yang buruk pasti selalu ada kebaikannya.

Sesi Kedua

Fadhila
Pertanyaan
: Saya ingin bertanya, bagaimana kita bisa mengetahui kemampuan yang ada pada diri kita sebagai seorang perempuan yang mulia? Serta mengenai paham sekularisme, bagaimana kita memahami akan adanya sekularisme di sekitar kita?

Jawaban : Tolak ukurnya adalah ketaatan kita kepada hukum-hukum Allah. Al-Qur’an surat An-Nur : 31 dan surat Al-Ahzab : 59. Sudah ada perintah-Nya di sana. Kalau Allah bilang tinggalkan zina, Allah haramkan yang namanya khalwat (berdua-duan) dan ikhtilat (bercampur baur) antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Intinya adalah, ketika apapun yang Allah perintahkan, kota kerjakan dan apapun yang Allah larang kita tinggalkan. Maka InsyaaAllah ini adalah kriteria, kita mengetahui apakah kita menjadi seorang perempuan yang mulia atau tidak di hadapan Allah. Kemudian, bagaimana kita memahami akan adanya sekularisme di sekitar kita, lihat saja apakah dia keras terhadap keinginan hawa nafsunya. Inilah paham-paham sekuler, ingin bebas dan tidak ingin diatur. Maka mudah sekali kita untuk mengamati orang-orang yang menganut hal ini

Aisyah Nur Hafsari. Domisili Makassar.
Pertanyaan
: Saya mau bertanya Kak, bagaimana jika seorang wanita yang berkarir berhenti untuk bekerja karena ingin fokus untuk mengurus suami dan anaknya, sementara sang Suami tidak memiliki pekerjaan tetap dgn gaji yg bisa dikatakan kurang mncukupi? Dan bagaimana kita mnghadapi perkataan orang-orang terdekat kita jika kita sendiri tidak mampu mmbntu perekonomian suami sementara jika kita kembali pada kodratnya seorang wanita adalh di rumah? Syukron jazakillah Khoir..

Jawaban : Karna memang sebaik-baiknya rumah bagi wanita itu adalah rumahnya dan itu adalah tempat teraman baginya. Karna kalau kita keluar akan terjadi fitnah. Karna wanita ini adalah sumber fitnah. Gerak-geriknya indah, wajahnya indah yang semuanya menimbulkan ketertarikan dari lawan jenisnya. Tapi apakah islam melarang perempuan yang bekerja? Kalau dia bekerja demi untuk membantu perekonomian keluarga dan di tempat kerjanya itu juga terjaga syariatnya dalam artian diperbolehkan memakai jilbab dan kerudung. Syariat terjaga, tidak terjadi ikhtilat dan khalwat di dalamnya, maka islam memperbolehkan wanita untuk bekerja di luar rumah. Kalau situasinya kita ingin di rumah, tapi suami kita belum mempunyai pekerjaan yang tetap diskusikan kepada suami karna mudah sekali kita untuk masuk ke dalam surga-Nya Allah hanya dengan 4 kriteria saja : kota sholat 5 waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluan dan kehormatan kita dan kemudian kita taat pada suami kita. Maka diskusikan kepada suami. Harus ada keterbukaan di dalamnya, karna kita tergantung pada suami. Kalau suami ridho kita keluar dan lita mampu menjaga syariat Allah maka diperbolehkan di dalam islam. Mengajar, mengisi tausyiah. Jika suami ridho, tafadhal tidak menjadi masalah. Tapi betapa mulianya wanita-wanita yang tinggal di rumah, ia mengkhususkan dirinya hanya untuk melayani suami dan mendidik anak-anaknya, MasyaaAllah pahalanya luar biasa. Tapi tidak juga mengurangi kemuliaan wanita yang bekerja di luar rumah, karna maksud dari wanita berkarir surga adalah wanita yang pekerjaannya semakin mendekatkan dirinya kepada Allah. Dan dikatakan bahwasannya sedekah terbaik yang mengalahkan pahala jihad itu adalah sedekah seorang istri untuk keluarganya.

CLOSING STATEMENT
Mudah-mudahan apa disampaikan mampu diamalkan, dan tidak hanya diamalkan tapi juga mampu untuk didakwahkan, dan tidak hanya didakwahkan tapi juga mampu untuk disebar luaskan. Karna kita ingin sasudara-saudara kita yang lainnya ikut mengetahui tentang syariat-syariat Allah sehingga kita bisa bareng-bareng ke surga-Nya Allah. Bagaimana kita mau ke surga-Nya Allah kalau kita tidak tahu kuncinya, kunci ke surga-Nya Allah adalah dengan ilmu. Makanya Allah minta kita untuk iqra (baca). Baca Al-Qur’an, kalau sulit membacanya ngaji dan mengkaji ada gurunya sama-sama belajar. Mudah-mudahan ini menjadi jembatan kita untuk bisa ke surga-Nya Allah sengan jalan yang mulus. Dan kesimpulannya adalah, Aku bangga menjadi seorang muslimah. Karna Rabb ku telah memuliakanku. Aku dilahirkan menjadi seorang anak, seorang istri dan seorang ibu nantinya. Islam memandang laki-laki dan perempuan itu sama. Walaupun kodratnya berbeda, fitrahnya berbeda. Laki-laki sebagai tulang punggung dan perempuan sebagai tukang rusuk diciptakan bukan untuk ditinggikan atau bukan untuk diinjak tapi untuk dikasihi dan dilindungi. Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Cukup taat kepada syariat Allah, menjauhi larangan Allah dan mengikuti ajaran-ajaran islam secara kaffah (menyeluruh) tidak pilih-pilih. Apapun syariat Allah, yang bilang tutuplah auratmu, jangan dekati zina, jangan berikhtilat, jangan berkhalwat. Maka penuhi itu semua, karna demi Allah kita tidak butuh gerakan feminisme untuk mengangkat hak-hak wanita. Kita hanya butuh taat pada syariat Allah. Agar hak-hak kita terpenuhi di muka bumi ini dan kita tidak terdzolimi oleh siapa pun. Mudah-mudahan kita bangga dan bahagia menjalankan peran menjadi seorang wanita. MasyaaAllah Aamiin yaa rabbal ‘alamin.

Mengapa Umat Islam Ketinggalan? #1

Sumber : https://islamic-center.or.id

anya (T):  Kalau kita lihat kemajuan teknologi, politik dan ekonomi, umat islam jauh ketinggalan dengan orang-orang non-islam. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Jawab(J): Kondisi Umat islam jauh tertinggal saat ini karena mereka meninggalkan ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Sebaliknya non-Islam maju karena mereka mengambil ilmu-ilmu Islam yang ada dalam AL-Qur’an.

Sebenernya ajaran islam yang ditunkan Allah SWT adalah syariat terakhir yang lengkap dan universal. Terbaik sepanjang zaman dan tak ada yang mampu mengunggulinya sampai kiamat. Ajaran ini pamungkas segala ajaran yang pernah ada. Siapa saja yang mampu mengamalkan secara sempurna akan menemui kenikmatan iman dalam menempuh hidup yang fana di dunia ini. Islam itu rahmat bagi seluruh alam.

Sebuah pertanyaan meluncur dari lubuk hati yang paling dalam. Kalau begitu mengapa juga ummat islam jauh tertinggal dengan umat-umat agama lain? Mengapa orang-orang Jepang yang menyembah matahari mampu menguasai ekonomi dunia? Mengapa pula orang Korea Selatan yang masih menyembah berhala, mobil-mobil mereka memenuhi jalan-jalan raya di Mekkah dan Madinah? Mengapa pula Amerika, Perancis, Inggris dan Jerman yang masih musyrik mampu melesat tajam dalam teknologi?

Kenapa bukan umat islam yang mencapai kemajuan? Syeikh Syakib Arsalan, Muhammad Abduh dan Jamaluddin Al-Afghani menjawab problema itu hampir semakna. “Umat islam tertinggal Jauh karena meninggalkan Al-Qur’an dan syariah agamanya. Sedangkan umat yang lain mencapai kemajuan karena menjauh dengan agamanya dan kemudian mencuri kunci-kunci ilmu pengetahuan dari umat islam.

Meski mereka tidak menyatakan diri Muslim, namun mereka telah memotong langkah umat islam untuk membaca kitab-kitab samawi termasuk Al-Qur’an yang menurut mereka satu-satunya kitab samawi yang masih asli. DR. Maurice Bucaille dalam bukunya “La Bible, Le Coranet La Science” mengungkapkan bahwa al-Qur’an telah memberi isyarat ilmiah kepada manusia untuk mengungkapkan rahasia-rahasia alam. Hal seperti itu tak pernah didapat dalam kitab-kitab sebelumnya. Sarjana Perancis tersebut memperkirakan, suatu saat kelak, ajaran islam menjadi ajaran yang paling disukai manusia dimuka bumi ini. Insyaa Allah.

Ustadz:

BAIHAQI ABDUL MUTHALIB  dari Ulee-Kareng Banda Aceh

Sumber Referensi:

Drs. Tgk. H. Ameer Hamzah, 2017. Ustaz Menjawab; Masalah-masalah Aktual dalam Islam. Banda Aceh: PENA

Arahan Berkenaan dengan Wabah Covid-19

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Indonesia dalam menyikapi persoalan terkait terdeteksinya penyebaran virus Corona di beberapa daerah Indonesia, maka diarahkan kepada seluruh Puskomda dan LDK untuk :

  1. Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,  dengan melakukan Usbu Ruhiy:
  2. Perbanyak Istighfar
  3. Dzikir Pagi dan Petang
  4. Sholat Awal Waktu dan membawa sajadah pribadi atau alas lainnya
  5. One Day One Juz
  6. Infaq
  7. Sholat Sunnah (Tahajud, Dhuha, dan Rawatib)
  8. Serta berdoa kepada Allah SWT dengan doa sebagai berikut :

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dengan nama Allah yang tidak ada yang dapat mencelakai bersama nama-Nya apapun yang ada di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَق

“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya” [H.R Muslim 2708].

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُوْنِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan dari segala penyakit yang buruk/mengerikan lainnya.” (HR. Abu Dawud 1554, Nasa’i 5493).

  • Meniadakan kegiatan internal FSLDK Indonesia sementara waktu. Kegiatan internal diantara lain; Rapimda, Seminar, Kajian, Mabit, dan kegiatan yang sekiranya mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Kegiatan bisa mulai dilaksanakan kembali bersamaan dengan pencabutan kebijakan pemerintah setempat.
  • Menghimbau untuk menyesuaikan kegiatan dakwah bagi Lembaga Dakwah Kampus seluruh Indonesia dengan kebijakan yang telah diberlakukan oleh masing-masing kampus.
  • Senantiasa menarapkan dan membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjaga kesucian jasad maupun ruh dengan menjaga wudhu untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.
  • Menghimbau semua untuk tetap tenang, bersatu, mengedepankan sikap saling membantu, menghindarkan perilaku saling berbantahan dan saling menyalahkan, serta tidak menyebarkan berita atau informasi yang belum diketahui kebenarannya (hoax), dan bersama-sama melakukan segala upaya untuk menangkal dan meminimalkan potensi penyebaran virus Corona tersebut.

Demikian arahan ini kami sampaikan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua dari berbagai hal yang tidak diharapkan, tetap bertawakal dan bersabar.

Jakarta, 16 Maret 2020 / 21 Rajab 1441 H

Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia

Fadlan Karim 0819-0634-1757

Ketua Komisi A Puskomnas :Suhandi 0899-7786-950

Ketua Komisi C Puskomnas :Retno Wulandari 8019-3299-3706

Ketua Komisi B Puskomnas : Mujahid Robbani Sholahudin
0896-5313-2158

Ketua Komisi D Puskomnas : M. Ihya Ulumudin 0857-1619-7340

Dapat diunduh melalui tautan berikut: https://bit.ly/ArahanCovid-19

6 Pemuda Riau Hadiri RAPIMNAS 1 FSLDK SE-INDONESIA 2020 di Pontianak

Pekanbaru – Rapat Pimpinan Nasional Pertama (Rapimnas 1) adalah semangat baru untuk kepengurusan FSLDK RIAU Periode 2019-2021. Pasalnya acara bergengsi ini dihadiri oleh Pimpinan-pimpinan kelembagaan yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Dakwah Kampus  se-Indonesia Termasuk Riau didalamnya.

Pontianak menjadi tempat bertemunya 130 peserta dari berbagai provinsi sekaligus menjadi tuan rumah pada acara 14-16 Februari ini.

Selama 4 hari tersebut ke 6 delegasi dari Riau mengikuti serangkaian agenda meliputi Seminar dan Dialog Kebangsaan yang dihadiri oleh Rektor Universitas Tanjung Pura, Kapolda Kalbar, Mayor Jendral TNI dan Perwakilan dari Kegubernuran.

Sidang Rapimnas akan berlangsung pada hari ini, membahas program kerja selama 2 tahun kedepan. “Harapannya kita tidak hanya memonitoring dan membina dari atas kebawah tapi juga dari bawah ke atas, agar semuanya sinergi dalam satu kesatuan” ucap Fadlan Karim, Ketua Puskomnas periode 2019-2020 dalam Sharing Session pada Forum Pimpinan, Jumat malam

Puskomda Riau menaungi 22 ldk se-riau untuk dilakukan pembinaan intensif kedepannya dan besar harapan dengan adanya keegiatan ini dampak besar yang akan kita capai bersmaa adalah terjalinnya program dan ukhuwah untuk kebermanfaatan umaat. Aamin ucap Dimas Agustin, Ketua Puskomda Riau 2019-2020. (zvn)

Media Online:

  1. Tribun Pekanbaru: https://pekanbaru.tribunnews.com/2020/02/17/citizen-journalism-6-pemuda-riau-hadiri-rapimnas-1-fsldk-se-indonesia-2020-di-pontianak

Dokumentasi:

Gemar 2020, FSLDK Riau Ajak Masyarakat ikut Longmarch dan Edukasi Tutorial Hijab Syar’i

Pekanbaru – Dalam rangka memperingati  hari Gerakan Menutup Aurat se-indonesia, FSLDK Riau bersama sahabat peduli Jilbab pekanbaru dan beberapa komunitas yang tergabung didalamnya komitmen mengkampanyekan gerakan menutup aurat setiap tahunnya pada ahad (23/2).

Kegiatan ini berawal dari rasa kepedulian remaja-remaja mesjid yang melihat fakta-fakta mengenai pelecehan seksual hingga pemerkosaan itu makin banyak terjadi di indonesia.

kejahatan terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi. Pada tahun 2019 kejahatan terhadap perempuan meningkat jika dibandingkan tahun 2018. Kasus pemerkosaan di tahun 2018 ada 3.404 kasus, di tahun 2019 meningkat jadi 4.730, atau naik 38,9 persen. (dikutip dari indozone)

inilah latar belakang kenapa FSLDK komit untuk terus mengkampanyekan gerakan menutup aurat tak hanya di riau tapi seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Acara ini dimulai dengan Longmarch di area CFD Jl. Sudirman Pekanbaru, sembari menyuarakan bahwa Gemar: Jilbab bukti Cinta yang juga merupakan tema kegiatan GEMAR tahun ini. Kemudian dilanjutkan dengan tausyiah dari ustadzah hafifah Rasheed  aktivis perempuan pekanbaru. Beliau mengungkapkan bahwa “Jilbab itu wajib dikenakan oleh setiap muslimah yang sudah baligh ini tentang penjagaan diri kita agar tehindar dari pandangan laki-laki yang tidak terkontrol hawa nafsunya” pungkasnya Peserta gemar pada CFD kali ini tidak hanya datang dari mahasiswa-mahasiswa kampus di pekanbaru saja. Pelajar SMP-SMA dan para pengunjung CFD juga tertarik dengan kegiatan ini. Selain acara GEMAR, FSLDK bekerja sama dengan Human Inisiative membuka Cek Pelayanan Kesehatan Gratis. (zvn)