Mengapa Umat Islam Ketinggalan? #1

Sumber : https://islamic-center.or.id

anya (T):  Kalau kita lihat kemajuan teknologi, politik dan ekonomi, umat islam jauh ketinggalan dengan orang-orang non-islam. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Jawab(J): Kondisi Umat islam jauh tertinggal saat ini karena mereka meninggalkan ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Sebaliknya non-Islam maju karena mereka mengambil ilmu-ilmu Islam yang ada dalam AL-Qur’an.

Sebenernya ajaran islam yang ditunkan Allah SWT adalah syariat terakhir yang lengkap dan universal. Terbaik sepanjang zaman dan tak ada yang mampu mengunggulinya sampai kiamat. Ajaran ini pamungkas segala ajaran yang pernah ada. Siapa saja yang mampu mengamalkan secara sempurna akan menemui kenikmatan iman dalam menempuh hidup yang fana di dunia ini. Islam itu rahmat bagi seluruh alam.

Sebuah pertanyaan meluncur dari lubuk hati yang paling dalam. Kalau begitu mengapa juga ummat islam jauh tertinggal dengan umat-umat agama lain? Mengapa orang-orang Jepang yang menyembah matahari mampu menguasai ekonomi dunia? Mengapa pula orang Korea Selatan yang masih menyembah berhala, mobil-mobil mereka memenuhi jalan-jalan raya di Mekkah dan Madinah? Mengapa pula Amerika, Perancis, Inggris dan Jerman yang masih musyrik mampu melesat tajam dalam teknologi?

Kenapa bukan umat islam yang mencapai kemajuan? Syeikh Syakib Arsalan, Muhammad Abduh dan Jamaluddin Al-Afghani menjawab problema itu hampir semakna. “Umat islam tertinggal Jauh karena meninggalkan Al-Qur’an dan syariah agamanya. Sedangkan umat yang lain mencapai kemajuan karena menjauh dengan agamanya dan kemudian mencuri kunci-kunci ilmu pengetahuan dari umat islam.

Meski mereka tidak menyatakan diri Muslim, namun mereka telah memotong langkah umat islam untuk membaca kitab-kitab samawi termasuk Al-Qur’an yang menurut mereka satu-satunya kitab samawi yang masih asli. DR. Maurice Bucaille dalam bukunya “La Bible, Le Coranet La Science” mengungkapkan bahwa al-Qur’an telah memberi isyarat ilmiah kepada manusia untuk mengungkapkan rahasia-rahasia alam. Hal seperti itu tak pernah didapat dalam kitab-kitab sebelumnya. Sarjana Perancis tersebut memperkirakan, suatu saat kelak, ajaran islam menjadi ajaran yang paling disukai manusia dimuka bumi ini. Insyaa Allah.

Ustadz:

BAIHAQI ABDUL MUTHALIB  dari Ulee-Kareng Banda Aceh

Sumber Referensi:

Drs. Tgk. H. Ameer Hamzah, 2017. Ustaz Menjawab; Masalah-masalah Aktual dalam Islam. Banda Aceh: PENA

Pernyataan Sikap FSLDK Indonesia atas Tragedi Kemanusiaan di India

Pernyataan Sikap FSLDK Indonesia
Atas Terjadinya Tragedi Kemanusiaan yang Terjadi di New Delhi, India

Link Download : bit.ly/SikapFSLDK-TragediKemanusiaanIndia

link download : bit.ly/SikapFSLDK-TragediKemanusiaanIndia

Konflik kemanusiaan bukanlah ajaran dari agama apapun. Apalagi, konflik tersebut telah mengakibatkan adanya korban jiwa. Berkaitan dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di New Delhi, India, yang sampai dengan Kamis, 28 Februari 2020 telah menewaskan 33 orang dan 189 terluka, kami atas nama Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut:

Menegaskan :
a. Tragedi tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang merenggut hak-hak hidup, sosial, dan beragama yang mengakibatkan korban jiwa;
b. Tragedi tersebut tidak mencerminkan ajaran agama Hindu, dan para pelaku kekerasan menyimpang dari ajaran agamanya.
c. Oknum-oknum yang terlibat dalam kekerasan tersebut tidak dapat mewakili umat Hindu seluruhnya.
d. FSLDK Indonesia mengecam dengan keras setiap tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan tragedi kemanusiaan, dan merenggut hak-hak hidup, sosial dan beragama, serta mengakibatkan korban jiwa.

Mendorong :
a. Agar oknum-oknum yang terlibat menghentikan kekerasan yang telah dilakukan.
b. Agar pemerintah Indonesia mendorong pemerintah India untuk mengupayakan resolusi konflik, dan menghentikan kekerasan tersebut, serta memberikan advokasi kepada korban-korban yang terdampak.
c. Agar segenap rakyat Indonesia ikut andil dalam upaya resolusi konflik kemanusiaan di New Delhi, India sebagai bentuk solidaritas sesama manusia.
d. Agar segenap umat Islam mendoakan setiap orang yang menjadi korban dalam tragedi kemanusiaan tersebut.
e. Agar kedutaan besar India untuk Indonesia menjelaskan kepada publik atas kejadian tersebut dan meminta maaf kepada segenap umat Islam yang menjadi korban.
f. Agar kedutaan besar India mengupayakan resolusi konflik kemanusiaan di New Delhi, India.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk solidaritas sesama umat manusia, semoga Allah memberikan keselamatan dan kesejahteraan bagi segenap umat manusia.

6 Pemuda Riau Hadiri RAPIMNAS 1 FSLDK SE-INDONESIA 2020 di Pontianak

Pekanbaru – Rapat Pimpinan Nasional Pertama (Rapimnas 1) adalah semangat baru untuk kepengurusan FSLDK RIAU Periode 2019-2021. Pasalnya acara bergengsi ini dihadiri oleh Pimpinan-pimpinan kelembagaan yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Dakwah Kampus  se-Indonesia Termasuk Riau didalamnya.

Pontianak menjadi tempat bertemunya 130 peserta dari berbagai provinsi sekaligus menjadi tuan rumah pada acara 14-16 Februari ini.

Selama 4 hari tersebut ke 6 delegasi dari Riau mengikuti serangkaian agenda meliputi Seminar dan Dialog Kebangsaan yang dihadiri oleh Rektor Universitas Tanjung Pura, Kapolda Kalbar, Mayor Jendral TNI dan Perwakilan dari Kegubernuran.

Sidang Rapimnas akan berlangsung pada hari ini, membahas program kerja selama 2 tahun kedepan. “Harapannya kita tidak hanya memonitoring dan membina dari atas kebawah tapi juga dari bawah ke atas, agar semuanya sinergi dalam satu kesatuan” ucap Fadlan Karim, Ketua Puskomnas periode 2019-2020 dalam Sharing Session pada Forum Pimpinan, Jumat malam

Puskomda Riau menaungi 22 ldk se-riau untuk dilakukan pembinaan intensif kedepannya dan besar harapan dengan adanya keegiatan ini dampak besar yang akan kita capai bersmaa adalah terjalinnya program dan ukhuwah untuk kebermanfaatan umaat. Aamin ucap Dimas Agustin, Ketua Puskomda Riau 2019-2020. (zvn)

Media Online:

  1. Tribun Pekanbaru: https://pekanbaru.tribunnews.com/2020/02/17/citizen-journalism-6-pemuda-riau-hadiri-rapimnas-1-fsldk-se-indonesia-2020-di-pontianak

Dokumentasi:

Gemar 2020, FSLDK Riau Ajak Masyarakat ikut Longmarch dan Edukasi Tutorial Hijab Syar’i

Pekanbaru – Dalam rangka memperingati  hari Gerakan Menutup Aurat se-indonesia, FSLDK Riau bersama sahabat peduli Jilbab pekanbaru dan beberapa komunitas yang tergabung didalamnya komitmen mengkampanyekan gerakan menutup aurat setiap tahunnya pada ahad (23/2).

Kegiatan ini berawal dari rasa kepedulian remaja-remaja mesjid yang melihat fakta-fakta mengenai pelecehan seksual hingga pemerkosaan itu makin banyak terjadi di indonesia.

kejahatan terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi. Pada tahun 2019 kejahatan terhadap perempuan meningkat jika dibandingkan tahun 2018. Kasus pemerkosaan di tahun 2018 ada 3.404 kasus, di tahun 2019 meningkat jadi 4.730, atau naik 38,9 persen. (dikutip dari indozone)

inilah latar belakang kenapa FSLDK komit untuk terus mengkampanyekan gerakan menutup aurat tak hanya di riau tapi seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Acara ini dimulai dengan Longmarch di area CFD Jl. Sudirman Pekanbaru, sembari menyuarakan bahwa Gemar: Jilbab bukti Cinta yang juga merupakan tema kegiatan GEMAR tahun ini. Kemudian dilanjutkan dengan tausyiah dari ustadzah hafifah Rasheed  aktivis perempuan pekanbaru. Beliau mengungkapkan bahwa “Jilbab itu wajib dikenakan oleh setiap muslimah yang sudah baligh ini tentang penjagaan diri kita agar tehindar dari pandangan laki-laki yang tidak terkontrol hawa nafsunya” pungkasnya Peserta gemar pada CFD kali ini tidak hanya datang dari mahasiswa-mahasiswa kampus di pekanbaru saja. Pelajar SMP-SMA dan para pengunjung CFD juga tertarik dengan kegiatan ini. Selain acara GEMAR, FSLDK bekerja sama dengan Human Inisiative membuka Cek Pelayanan Kesehatan Gratis. (zvn)

Kunjungi Laznas Distric-Rumbai Pekanbaru, FSLDK Riau Siap Mengabdi untuk Madrasah Mualaf di Desa Terpencil

Pekanbaru – FSLDK Riau mendatangi Kantor Laznaz Cevron Indonesia dalam rangka kunjungan silaturahmi pada Kamis (20/2) kemarin. FSLDK Riau disambut oleh Pak Age Pranata, Manager operasional laznaz karyawan muslim chevron indonesia.

Laznaz Chevron  merupakan lembaga yang menfokuskan kepada muzakki dengan mempermudah pelaksanaan pembayaran zakat dan bersungguh-sungguh kepada mustahik dengan mengangkat harkat kemanusian kaum mustahik yang bertumpu pada sumber daya lokal dengan dana Zakat, Infaq, Shadaqoh, dan Waqaf (ZISWAF) serta dana sosial kemanusian.

FSLDK Riau selain menjadi rumah ukhuwah untuk LDK Se-Riau juga selalu turut aktif dalam kegiatan kemanusiaan, oleh karena itu dalam kunjungan kali ini FSLDK Riau berinisiatif untuk bekerja sama dengan pihak Laznaz dalam kegiatan kemanusiaan.

Pak Age menyebutkan “Kami memiliki Program kegiatan madrasah Mualaf dan Madrasah santri siap guna, disini teman-teman Puskomda bisa turut membersamai dalam kegiatannya” ujarnya.

Diketahui bahwa Laznaz Chevron Distric Rumbai memliki program-program pengembangan masyarakat seperti pembinaan guru MDTA, peningkatan Usaha Mikro, membrikan bantuan subsidi kesehatan, termasuk Madrasah Mualaf dan masih banyak lagi.

Program Relawan Madrasah Mualaf ini bertujuan untuk membentuk para pemuda lebih dan akan peduli terhadap masyarakat pedalaman yang saat ini masih sedikit akses keluar masuk di tempat tersebut, masih sedikit pengajar-pengajar yang dapat masuk ke wilayah tersebut.

“Teman-teman Puskomda inilah yang akan di utus kedesa desa terpencil untuk mengaplikasikan ilmu nya.” Sambung Pak Age

Pemuda yang memiliki masa depan adalah ia yang siap terjun kemasyarakat untuk membangun peradaban dan lingkungan disekitarnya lebih baik lagi. “Salah satu alasan FSLDK memilih lembaga ini karena laznaz  membantu setiap kegiatan dakwah yang diusung oleh mahasiswa-mahasiswa yang aktif dalam kevolunteeran serta Laznaz juga terus mendukung kegiatan-kegiatan yang FSLDK Riau adakan.” Ucap Dimas, Ketua Puskomda Riau pada sesi percakapan terakhir.

“Semoga kita terus berkolaborasi dan mengedepankan ukhuwah untuk membantu menyelesaikan masalah umat.” Tutupnya. (zvn)