RO MODE ON : Bantuan untuk Palestina

10 malam terakhir Ramadan di Palestina, tak seberuntung kita di Indonesia yang bisa menikmatinya dengan tenang dan aman. Warga Palestina di Ramadan kali ini kembali ditemani dengan bombardir pesawat tempur Israel. Di Rumah Sakit Shifa, Gaza ada 21 orang meninggal sebelum bertemu Ramadan. Bahkan ada perempuan hamil dan bayi berusia 14 bulan pun ikut jadi korban di bagian utara Gaza.

FSLDK Indonesia bekerjasama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) telah melakukan serangkaian agenda Ke-Palestina-an, di antaranya Aksi Simpatik, Penggalangan Dana, dan Munasharah selama Ramadan ini.

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,” (Ir. Soekarno)

Alhamdulillah telah terkumpul dan disalurkan bantuan kepada KNRP pusat sebesar Rp 26.511.185,- untuk meringankan derita saudara kita di Palestina. Terima kasih orang-orang baik, jazakumullah, Allah sebaik-baik pemberi balasan. Perjuangan akan terus berlangsung sampai Palestina merdeka, InsyaAllah.

RO MODE ON: Optimalisasi 10 Malam Terakhir Ramadan

Tidak lama lagi Ramadan tahun ini akan pergi. Itu artinya peluang untuk mendapatkan banyak pahala akan berakhir pula. Alangkah meruginya kita jika telah diberikan kesempatan namun tidak dimaksimalkan bahkan diabaikan.

Tidak ada jaminan, apakah Ramadan tahun depan kita masih diberikan kesempatan lagi atau tidak. Oleh sebab itu, mari optimalkan tiga amalan yang biasa Nabi SAW dan para sahabat lakukan di 10 malam terakhir, yaitu:

  1. Tilawah
  2. Sedekah
  3. Shalat
    Ketiga amalan di atas, sungguh sangat mudah dibayangkan namun berat dilaksanakan tergantung tingkat kualitas iman seseorang.

Sebagai motivasi,

  • Imam Syafi’i, menghatamkan Al-Quran 60 kali selama Ramadan. (Woww.. sadis gaess..!)
  • Orang yang bersedekah, ibarat menanam sebuah pohon, dari pohon itu tumbuh 7 tangkai, dan setiap tangkai tumbuh 100 buah. (Super bingit nhi Gaess)
  • Rasulullah Saw., menjelang 10 Malam terakhir Ramadan beliau mengencangkan kain bawahnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya. (Ini artinya penting Gaess)

Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap aktivitas kita yaa gaess..

Ene Madi Jaya
(Ketua Puskomda FSLDK Maluku Utara)

RO MODE ON 1440 H

25 Mei 1986 — 25 Mei 2019
33 Tahun FSLDK Indonesia

Bertambahnya usia bersamaan dengan masuknya 10 hari terakhir Ramadan 1440 H. Hari yang menjadi momen peningkatan ibadah, optimalisasi dakwah, syukur, doa, dan rasa penuh harap juga ampunan-Nya. Semoga semangat yang sama tertambat kuat dalam diri kami, FSLDK Indonesia bersama seluruh LDK se-Indonesia.

Inilah saatnya, hidupkan MODE ON di 10 terakhir Ramadan! Saat-saat kesempatan mendapat keagungan terbuka lebar buat kita.

Siap? Bismillah! Yuk ikutan RO MODE ON 1440 H! Hidupkan 10 terakhir Ramadan dengan amal kebaikan maksimal, mulai malam ini. Kita pasang twibbon serentak melalui bit.ly/ROMODEON

Nantikan serial RO MODE ON hingga menjelang hari nan fitri!

“Rasulullah SAW ketika masuk 10 hari terakhir bulan Ramadan, mengencangkan kain bawahnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (Muttafaq ‘alaih)

Pernyataan Sikap terhadap Aksi Demonstrasi di Jakarta

Pengumuman hasil perolehan suara pada Pemilihan Umum yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, 21 Mei 2019 dini hari mendapatkan protes dari sebagian masyarakat. Hal ini disebabkan dugaan kecurangan selama berlangsungnya proses Pemilu, serta keputusan Bawaslu tentang pelanggaran proses pendafaran lembaga quick qount dan entri data di Sistem Informasi Pemungutan Suara (Situng) oleh KPU.

Sebagian masyarakat yang tidak sepakat terhadap penetapan KPU tersebut melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat pada 21 dan 22 Mei 2019. Aksi yang pada awalnya terlaksana secara aman dan damai berubah menjadi ricuh akibat oknum tidak dikenal melakukan provokasi dan kekerasan. Data terakhir menyatakan bahwa bentrokan antara polisi dan massa menelan korban 8 orang meninggal dan 730 orang luka-luka.

Atas tragedi tersebut, FSLDK Indonesia menyatakan sikapnya, selengkapnya di bit.ly/SikapAksiJakarta

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi negeri ini agar jauh dari perpecahan dan senantiasa dalam naungan rahmat dari-Nya. Aamiin.

Jakarta, 24 Mei 2019
Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia
Fahrudin Alwi, S. Hum

Download dokumen

Pesan Persatuan untuk Indonesia

Pemilu serentak 2019 menentukan arah pembangunan kedepan, membawa harapan besar akan lahirnya pemimpin Indonesia dan wakil rakyat yang mampu memberikan perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik. Namun, berbagai dinamika terjadi pasca pemilu, menjadi ujian bagi kita untuk tetap bersatu menjaga persaudaraan dan keutuhan bangsa.

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia sebagai bagian dari masyarakat ingin menyampaikan beberapa pesan untuk persatuan Indonesia sebagai berikut.

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada 400 orang relawan pemilu FSLDK Indonesia yang tersebar di seluruh provinsi atas dedikasinya menjalankan tugas mengawal pemilu melalui gerakan #KawanPemilu FSLDK Indonesia pada saat hari H pencoblosan, mengirim C1 Plano melalui platform kawalpemilu.org/c/fsldkindonesia, serta mari terus mengawal hingga penghitungan selesai 22 Mei 2019.

Selanjutnya, ucapan duka cita mendalam atas meninggalnya 225 pahlawan pemilu, para petugas KPPS yang telah menjalankan tugas mulia, semoga Allah menjadikan dedikasi mereka sebagai amal jariyah. Juga untuk 1470 orang petugas KPPS yang sedang dalam kondisi sakit, semoga Allah sembukan.

Kepada KPU yang sedang berjuang melakukan rekapitulasi suara di tingkat nasional, agar bisa lebih cermat, profesional, jujur, dan transparan dalam menyampaikan hasil rekapitulasi. Semoga Allah senantiasa memberi kekuatan dan kejernihan hati dan pikiran kepada semua petugas KPU, Bawaslu, dan semua tim yang sedang menjalankan tugas mulia ini. Mari tetap kita kawal bersama proses ini hingga tuntas.

Terakhir, mengajak semua pihak, seluruh masyarakat Indonesia agar menghindari terjadinya tindakan anarkis akibat perbedaan pandangan antar sesama. Mari lebih mengedepankan persatuan dan persaudaraan sebangsa.

Semoga Allah senantiasa merahmati negeri ini, sesama kita tetap bisa menjaga kedamaian dan persatuan untuk Indonesia kita tercinta. Aamiin.

Jakarta, 25 April 2019.
Salam,
Ketua Puskomnas FSLDK Indonesia
Fahrudin Alwi, S.Hum